Wisata Religi LDK Nurul Fata: RIHLAH DAN ZIARAH


Momen istimewa itu tercipta pada Sabtu, 06 Desember 2025, hingga Ahad, 07 Desember 2025, bagi Lembaga Dakwah Kampus Nurul Fata. Dengan membawa semangat, kegiatan tahunan ini menghadirkan nuansa baru. Berbeda dari rutinitas sebelumnya yang berfokus pada ziarah di sekitar Banjarmasin, tahun ini perjalanan dikemas sebagai sebuah eksplorasi yang memadukan secara harmonis antara wisata religi dan rihlah ke Teluk Tamiang, Kota Baru.

Perpaduan unik ini diikuti oleh dua puluh anggota inti LDK Nurul Fata, yang terdiri dari delapan ikhwan dan dua belas akhwat, serta didampingi oleh para senior dan penasihat. Keberangkatan yang didukung penuh oleh Abang Trip sebagai sponsor ini menjanjikan pengalaman yang tak hanya spiritual tetapi juga menyenangkan.

Hari Pertama, Sabtu, 06 Desember 2025: Perjalanan dan Ziarah Awal
Pada Sabtu pagi, seluruh peserta berkumpul di titik temu. Doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran mengawali perjalanan darat yang penuh keakraban menuju Teluk Tamiang. Agenda utama hari pertama adalah pelaksanaan ziarah. Rombongan mengunjungi Makam Habib Harun di Kintap dan Makam Habib Sholeh di Alkautsar. Di setiap lokasi, dilakukan pembacaan riwayat hidup dan perjuangan dakwah para almarhum, dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama yang dikumandangkan dengan penuh khidmat. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti setiap prosesi, memberikan ruang bagi setiap peserta untuk merenungkan keteladanan. 


Malam harinya, rombongan tiba di Teluk Tamiang. Malam hari ini diisi dengan acara berkumpul yang akrab. Kegiatan bakar-bakar (BBQ) bersama menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, diselingi dengan sesi berbagi cerita dan refleksi di bawah langit malam. Kehangatan api dan canda tawa menyatu dalam kebersamaan yang penuh makna.

Hari Kedua, Ahad, 07 Desember 2025: Rihlah, Ziarah Penutup, dan Kepulangan
Ahad pagi dimulai dengan menikmati udara segar. Rombongan melakukan jalan santai menuju sebuah bukit Lakketedong di sekitar Teluk Tamiang untuk menikmati panorama alam. Usai menikmati pemandangan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Rangkaian rihlah kemudian mencapai puncak keseruannya dengan kegiatan snorkeling di perairan Teluk Tamiang, menikmati keindahan alam bawah laut sebagai bagian dari mensyukuri ciptaan Allah.


Setelah menyelesaikan rangkaian rihlah dan menunaikan shalat Ashar, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi ziarah terakhir, yaitu Makam Mufti Syeikh H.M. Arsyad di Pagatan. Di sana, prosesi ziarah yang sama dilakukan sebagai penutup rangkaian spiritual perjalanan ini. Usai mengambil hikmah dan berdoa, rombongan kemudian memulai perjalanan pulang menuju Banjarmasin dengan membawa ketenangan batin, kenangan kebersamaan, serta semangat baru yang terisi penuh.

Secara keseluruhan, kegiatan Wisata Religi dan Rihlah ini bertujuan untuk memperdalam makna spiritualitas dengan belajar langsung dari jejak sejarah para ulama, sekaligus merekatkan hubungan persaudaraan internal melalui pengalaman bersama yang menyenangkan dan mendidik. Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk melestarikan memori sejarah Islam lokal serta menawarkan keseimbangan antara ibadah, refleksi, dan penyegaran jiwa raga dalam bingkai syariat. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menciptakan kesan yang mendalam dan menginspirasi setiap peserta.


 

Posting Komentar

0 Komentar